MAKALAH KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN
Dosen Pengampu :
NILA AFNINGSIH.,S.Pd.,M.Pd
Disusun Oleh :
RASIDAH AINI (201214020)
JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
FAKULTAS KEGURUAN ILMU DAN PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUSLIM NUSANTARA AL-WASLIYAH
2021
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena pertolongan serta petunjuk-Nya makalah yang berjudul “Kepemimpinan Pendidikan” dapat diselesaikan dengan baik. Makalah ini membahas tentang Kepemimpinan Pendidikan, penulis menemukan beberapa kesulitan tetapi karena dukungan dan doa dari berbagai pihak akhirnya penulis mampu menyelesaikan dengan baik.
Semoga makalah ini dapat memberikan manfaat terhadap pembaca. Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan. Kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Penulis menerima segala kritik dan saran demi perbaikan mini riset ini.
Kisaran, 2 November 2021
Penulis
DAFTAR ISI
2.1 Defenisi Kepemimpinan Pendidikan
2.3 Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Pemimpin
2.4 Tipe – Tipe Kepemimpinan Pendidikan
2.5 Syarat – Syarat dari Kepemimpinan Pendidikan
2.6 Kepemimpinan yang harus dimiliki Pemimpin Pendidikan
2.7 Kepala Sekolah sebagai Pemimpin Pendidikan
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Pendidikan merupakan faktor utama dalam pembentukkan pribadi manusia agar memiliki sifat yang lebih terarah. Pendidikan sangat berperan dalam membentuk baik atau buruknya pribadi manusia dalam berhubungan, bersikap, bertindak, dan berpikir.
Pendidikan diajari awalnya dirumah, lalu dilanjutkan disekolah atau tempat pendidikan lainnya. Dalam pendidikan diperlukan pemimpin untuk mengarahkan agar pendidikan berjalan dengan baik dan lancar. Pendidikan layaknya dijalani seperti organisasi dimana pemimpin menjadi komandan dalam mengarahkan bagaimana layaknya pendidikan dijalankan.
Kepemimpinan haruslah kita mengerti bagaimana pemimpin sebenarnya, maksud dari pemimpin, tujuan, cara kerja pemimpin, hak-hak pemimpin haruslah kita ketahui baik untuk anggota, calon pemimpin hingga pemimpin sesungguhnya, agar dalam menjalani kepemiminan berjalan dengan baik dan terarah terutama dalam bidang kependidikan.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Pendidikan merupakan faktor utama dalam pembentukkan pribadi manusia agar memiliki sifat yang lebih terarah. Pendidikan sangat berperan dalam membentuk baik atau buruknya pribadi manusia dalam berhubungan, bersikap, bertindak, dan berpikir.
Pendidikan diajari awalnya dirumah, lalu dilanjutkan disekolah atau tempat pendidikan lainnya. Dalam pendidikan diperlukan pemimpin untuk mengarahkan agar pendidikan berjalan dengan baik dan lancar. Pendidikan layaknya dijalani seperti organisasi dimana pemimpin menjadi komandan dalam mengarahkan bagaimana layaknya pendidikan dijalankan.
Kepemimpinan haruslah kita mengerti bagaimana pemimpin sebenarnya, maksud dari pemimpin, tujuan, cara kerja pemimpin, hak-hak pemimpin haruslah kita ketahui baik untuk anggota, calon pemimpin hingga pemimpin sesungguhnya, agar dalam menjalani kepemiminan berjalan dengan baik dan terarah terutama dalam bidang kependidikan.
1.2 RUMUSAN MASALAH
1. Apa itu definisi Kepemimpinan Pendidikan?
2. Apa itu fungsi Kepemimpinan?
3. Apa saja faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemimpin?
4. Bagaimana tipe-tipe kepemimpinan pendidikan?
5. Apa saja syarat-syarat dari kepemimpinan pendidikan?
6. Apa saja keterampilan yang harus dimiliki oleh pemimpin pendidikan?
7. Bagaimana seorang Kepala sekolah sebagai pemimpin Pendidikan?
1.3 TUJUAN
1. Untuk mengetahui apa itu definisi Kepemimpinan Pendidikan.
2. Untuk mengetahui fungsi Kepemimpinan dan faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemimpin.
3. Untuk mengetahui tipe-tipe kepemimpinan Pendidikan dan syarat-syarat dari kepemimpinan Pendidikan.
4. Untuk mengetahui keterampilan yang harus dimiliki oleh pemimpin pendidikan
5. Untuk mengetahui bagaimana seorang Kepala sekolah sebagai pemimpin Pendidikan
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Defenisi Kepemimpinan Pendidikan
Pemimpin adalah seseorang yang diberi status untuk memipin sebuah anggota atau organisasi berdasarkan pemilihan, keturunan, atau cara lainnya. Sehingga pemimpin itu merupakan seseorang yang dapat mempengaruhi, mendorong, mengajak, menuntun, menggerakkan, mengarahkan, dan kalau jika perlu memaksa orang atau kelompok agar menerima pengaruhnya agar dapat membantu tercapainya suatu tujuan dalam sebuah institusi ataupun organisasi.
Pemimpin itu dipelukan karena keperluan suatu institusi atau organisai untuk mencapai tujuannya yang harus di pimpinnya yang disebut kepemimpinannya, maka kepemimpinan merupakan sebuah tindakan atau prilaku dari pemimpin untuk mencapai tujuan dari institusi atau organisasi. (Afandi, 2013)
Dari penjelasan diatas maka Kepemimpinan secara umum didefinisikan sebagai suatu kemampuan dalam kesiapan yang dimiliki oleh seseorang untuk dapat mempengaruhi, mendorong, mengajak, menuntun, menggerakkan, mengarahkan, dan kalau perlu memaksa orang atau kelompok agar menerima pengaruh sehingga dapat membantu tercapainya suatu tujuan tertentu yang ditetapkan.
Dengan Demikian Kepemimpinan pendidikan merupakan kemampuan yang terutama dapat mempengaruhi sehingga dapat mengatur pergerakkan dan pelaksanaan pendidika sehingga tercapainya tujuan secara efektif dan efisien.
2.2 Fungsi Kepemimpinan
Pemimpin adalah seseorang yang diberi status untuk memipin sebuah anggota atau organisasi berdasarkan pemilihan, keturunan, atau cara lainnya. Sehingga pemimpin itu merupakan seseorang yang dapat mempengaruhi, mendorong, mengajak, menuntun, menggerakkan, mengarahkan, dan kalau jika perlu memaksa orang atau kelompok agar menerima pengaruhnya agar dapat membantu tercapainya suatu tujuan dalam sebuah institusi ataupun organisasi.
Pemimpin itu dipelukan karena keperluan suatu institusi atau organisai untuk mencapai tujuannya yang harus di pimpinnya yang disebut kepemimpinannya, maka kepemimpinan merupakan sebuah tindakan atau prilaku dari pemimpin untuk mencapai tujuan dari institusi atau organisasi. (Afandi, 2013)
Dari penjelasan diatas maka Kepemimpinan secara umum didefinisikan sebagai suatu kemampuan dalam kesiapan yang dimiliki oleh seseorang untuk dapat mempengaruhi, mendorong, mengajak, menuntun, menggerakkan, mengarahkan, dan kalau perlu memaksa orang atau kelompok agar menerima pengaruh sehingga dapat membantu tercapainya suatu tujuan tertentu yang ditetapkan.
Dengan Demikian Kepemimpinan pendidikan merupakan kemampuan yang terutama dapat mempengaruhi sehingga dapat mengatur pergerakkan dan pelaksanaan pendidika sehingga tercapainya tujuan secara efektif dan efisien.
2.3 Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Pemimpin
Ngalim Purwanto (2004) menjelaskan beberapa faktor yang mempengaruhi pemimpin, sebagai berikut :1. Pengetahuan dan Keahlian
Pengetahuan dan keahlian dimaksud adalah latar belakang pendidikan seorang pemimpin. Latar belakang dianggap dapat mencerminkan seorang pemimpin,yaitu bagaimana dia bersikap dan bertanggung jawab dengan latar belakang yang dimilikinya dan bagaimana ia mengambil keputusan dari pelajaran dan pengalaman yang telah ia lalui.
2. Lembaga atau jenis pekerjaan tempat pemimpin itu melaksanakan tugas jabatannya.
Setiap pekerjaan dan setiap lembaga mestinya memiliki tujuan yang berbeda,maka dari itu seorang pemimpin harus mampu melaksanankan tugas untuk mencapai tujuan sesuai dengan lembaga dan jenis pekerjaannya.
3. Sikap Kepribadian Pemimpin
Setiap orang menurut pandangan memiliki sikap, watak dan prilaku yang berbeda, maka pemipin harus mampu menahan dan mengarahkan sikapnya sehingga sikap yang keluar adalah sikap untuk mencapai tujuan.
4. Sikap-Sikap kepribadian Pengikut
Sikap yang mempengaruhi tidak hanya pemimpin namun sikap pengikut atau anggota juga mempengaruhi kepemimpinan,sebab sikap yang penting untuk kelompok adalah sikap yang mau bekerja sama.
2.4 Tipe – Tipe Kepemimpinan Pendidikan
1. Tipe otoriter
Tipe ini lebih menekan pada seorang pemimpin, dimana seorang pemimpin dapat bersikap atau bertidak otoriter atau diktator terhadap kelompoknya atau pengikut-pengikutnya. Jika tipe ini dijalankan secara berlebihan dapat menimbulkan sikap apatis dan menghidupkan suasana oposisi.
2. Tipe “Laissez-faire”
Tipe ini berkebaliakan dengan tipe pertama,tipe ini lebih menekankan pada anggota kelompok sebab pada tipe ini pemimpin membiarkan para anggota bersikap semaunya,sehingga keberhasilan lebih terlihat dari anggota yang berdedikasi dengan serius dalam kelompok.
3. Tipe Demokratis
Tipe ini memiliki pemimpin ditengah para anggota,maksudnya dalam menjalankan tugas seorang pemimpin saling bekerja sama dan mendengarkan juga pendapat dari anggota sehingga keputusan diambil secara bermusyawarah bersama.
4. Tipe Pseudo-demokratis
Tipe ini terlihat seperti tipe demokrasi namun sebenarnya berjalan secara otoriter. Tipe ini dalam mengambil suatu keputusan dilakukan secara musyawarah namun keputusan akhir tetap dipegang oleh pemimpin dengan mengendalikan situasi yang ada. (Rohmat, 2006).
2.5 Syarat – Syarat dari Kepemimpinan Pendidikan
Dalam menjalakan kepemimpinan seorang pemimpin harus memiliki syarat-syarat tertentu sehingga dalam memimpin dapat teraarah dengan baik dan mencapai tujuan dari suatu organisasi atau institusi,syarat-syarat yang harus dimiliki yaitu :
• Bersifat suka menolong
• Rendah hati dan sederhana
• Percaya kepada diri sendiri
• Sabar dan memiliki kestabilan emosi
• Keahlian dalam jabatan
• Jujur, adil dan dapat dipercaya
Dengan adanya syarat tersebut pemimpin terlihat pemimpin tidak hanya memiliki kemauan atau kemampuan untuk menjalani tugas sebagai pemimpin,namun harus memiliki sikap lainnya.
2.6 Kepemimpinan yang harus dimiliki Pemimpin Pendidikan
1. Keterampilan dalam memimpin
Seorang pemimpin harus harus memiliki keterampilan dalam memimpin,keterampilan disini diartikan sebagai cara pemimpin dalam memimpin yaitu dengan tau bagaimana menyusun rencana awal dengan kelompok,bagaimana menciptakan lingkungan yang nyaman,cara mengorganisasikan kelompok dalam bekerja,membantu kelompok tentang permasalahan pekerjaan,mengambil keputusan bersama hingga bertanggung jawab atas kelompok. Dalam memperoleh keterampilan seorang pemimpin harus memiliki pengalamn yang banyak,maka seorang pemimpin ialah memiliki sikap yang baik,pandai bersosialisasi dan paham terhadap hal-hal yang akan dipimpin.
2. Keterampilan dalam hubungan insani
Hubungan merupakan interaksi seseorang denan orang lain atau kelompok. Hubungan dibagi atas dua yaitu hungan formal dan pribadi. Hubungan formal terjadi karena pekerjaan atau hal resmi lainya,namun pribadi sebaliknya tidak didasrkan atas pekerjaan atau hal resmi lainya.
Pada kepemimpinan hubungan yang diperlukan ialah rasa menghargai,baik itu anggota kepada pemimpin maupun sebaliknya.
3. Keterampilan dalam proses kelompok
Dalam kepemimpinan,seorang pemimpin harus menjadi penengah untuk anggota. Pemimpin yang baik mampu mengembangkan dan mengatur anggota sehingga keterampilan dan potensi anggota terlihat. Dalam mewujudkannya diperlukan hubungan yang baik serta tanggung jawab seorang pemimpin.
4. Keterampilan dalam administrasi personil
Keterampilan lain yang sangat diepelukan yaitu administrasi. Dalam menjalakan kepemimpinan kegiatan administrasi personil harus berjalan dengan baik. Sehingga dalam administrasi ini dapat menemukan anggota yang sesuai dalam berkerja sesuai pedoman yang ada.seperti “the right man in the right place”.
5. Keterampilan dalam menilai
Proses kepemimpinan lain yang terpenting ialah evaluasi atau penilaian. Proses ini dapat mengukur sejauh mana proses dapat dan sampai mana dilaksanakan. Penilaian ini berfungsi sebagai pedoman dalam bertidak sehingga dapat mencapai tujuan denga melihat hasil penilaian dan memperbaiki jika ada suatu kesalahan.
Kazt mengemukakan tiga keterampilan/skill yang harus dikuasai oleh seorang pemimpin, ialah human telation skill, techinal skill, dan conceptual skill. Seberapa jauh ketiga keterampilan itu harus dipunyai pemimpin sesuai dengan kedudukannya.
• Human relation skill
Keterampilan yang harus dimiliki ialah kemapuan untuk bersosialisan atau berhubungan dengan para anggota. Dalam menjalankan tugas seorang pemimpin harus mampu membuat anggota merasa aman dalam berhubungan dan bekerja. Dengan kemampuan bersosialisasi ini dapat menciptakan lingkungan yang produktif untuk bekerja tanpa tekanan sehingga tercapainya tujuan lebih mudah.
• Technical skill
Kerterampilan dalam menjalan perkejaan berdasarkan kepandai atau ilmu seorang pemimpin sangat diperlika. Kemampuan dimana sorang pemimpin menjalankan pekerjaan seuai sumber-sumber yang jelas dan juga penyelesaikan yang telah terpola.
• Conceptual skill
Keterampilan yang dapat merumuskan kosep dengan matang,tidak melaksanakan kepemimpinan dengan ego sendiri atau lebih mau bekerjasama. Kterampilan inilah yang sangat dibutuhkan. (Hidayati, 2015)
2.7 Kepala Sekolah sebagai Pemimpin Pendidikan
Seorang pemimpin pendidikan, kepala sekolah menghadapi tantangan yang berat, untuk itu ia harus memiliki persiapan yang memadai. Tanggung jawab yang begitu besar dimiliki maka kepala sekolah memerlukan pembantu. Ia hendaknya belajar bagaimana mendelegasikan wewenag dan tanggung jawab sehingga ia dapat memusatkan perhatiannya pada usaha pembinaan program pengajaran.
Kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan, harus mampu mengelola sarana dan prasarana pendidkan, pelayanan khusus sekolah dan fasilitas-fasilitas pendidikan lainnya sedemikian rupa sehingga guru-guru dan murid-murid memperoleh kepuasan dalam melaksanakan tugasnya.
Kepala sekolah haruslah memiliki 3 indikator yang dapat dilihat dan 3 hal yang harus dipahami kepala sekolah. Indikator yang dimaksud ialah kepala sekolah yaitu komitmennya terhadap visi sekolah dalam menjalankan tugasnya,menjadikan visi menjadi pedoman dalam mengambil tindakan dalam menjalankan tugasnya,dan terakhir menjalankan tugas sesuai dengan pembelajaran dan kinerja guru dengan fokus. Sedangkan 3 hal yang harus diketahui adalah kenapa pendidikan berkualitas diperlukan,bagaimana cara meningkatkan mutu pembelajaran,serta cara mengelola sekolah secara efektif dan efisien. (Nasution, 2015)
BAB III
PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
Kepemimpinan secara umum didefinisikan sebagai suatu kemampuan dalam kesiapan yang dimiliki oleh seseorang untuk dapat mempengaruhi, mendorong, mengajak, menuntun, menggerakkan, mengarahkan, dan kalau perlu memaksa orang atau kelompok agar menerima pengaruh sehingga dapat membantu tercapainya suatu tujuan.Kepemimpinan pendidikan merupakan kemampuan yang terutama dapat mempengaruhi sehingga dapat mengatur pergerakkan dan pelaksanaan pendidikan sehingga tercapainya tujuan secara efektif dan efisien.
DAFTAR PUSTAKA
Afandi, R. (2013). efektifitas kepemimpinan transformasi pesantren bagi peningkatan mutu lembaga pendidikan islam. Jurnal Kependidikan, 101.
Hidayati. (2015). & peningkatan mutu lembaga pendidikan islam. Jurnal Pendidikan.
Khamdani, P. (2014). Kepemimpinan & pendidikan. Jurnal Madaniyah, 269.
Nasution, W. . (2015). Kepemimpinan pendidikan di sekolah. Jurnal Tarbiyah.
Rohmat. (2006). kepemimpinan pendidikan. Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan.
Komentar
Posting Komentar