KUMPULAN TUGAS MENULIS

NAMA            : RASIDAH AINI (201214020)

KELAS          : 3A

MATKUL      : JURNALISTIK

Broadcasting dan Jurnalistik, Mana yang Lebih Baik? | BINUS UNIVERSITY  MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang 
 
 

TUGAS PERTEMUAN KEDUA (22 SEPTEMBER 2021)

  1. Berikan tanggapan anda terhadap ambiguitas (JURNALISTIK atau JURNALISME)?

Menurut saya ambiguitas tidak pernah terlepas dalam dunia sastra termasuk jurnalistik. Bahasa jurnalistik adalah suatu jenis bahasa yang digunakan oleh media masa dan sangat berbeda karakteristiknya dengan bahasa sastra, bahasa ilmu atau bahasa baku pada umumnya. Dalam hahasa jurnalistik wartawan harus menulis sesuai fakta dan tidak boleh beropini, namun tulisan tersebut harus mengandung makna informatif, persuasif, dan yang bisa dipahami secara umum, singkat, jelas dan tidak bertele-tele.

Contohnya:

Blair tidak perlu mundur, ......... Angka-angka itu diperoleh dari jajak pendapat YouGov-yang diadakan sehari setelah pemeriksaan hukum atas kematian David Kelly diistirahatkan selama 10 hari untuk memberikan kesempatan kepada hakim Lord hutton menentukan saksi-saksi mata yang harus dipanggil untuk pemeriksaan silang yang memperlihatkan responden lebih menentang Blair daripada mendukungnya. (Kompas, judul “Seruan pada Blair untuk Mundur makin Kuat”)

 

Akan lebih baik jika dibuat dalam beberapa kalimat, misalnya:

 

Angka-angka itu diperoleh dari jajak pendapat YouGov, yang memperlihatkan responden lebih menentang Blair daripada mendukungnya. Jajak pendapat diadakan sehari setelah pemeriksaan hukum atas kematian David Kelly diistirahatkan 10 hari untuk memberikan kesempatan kepada Hakim Lord Hutton menentukan saksi-saksi mata untuk pemeriksaan silang.

 

Dari contoh di atas, dapat disimpulkan bahwa bahasa jurnalistik adalah bahasa komunikasi masa yang bersifat singkat, padat, sederhana, lugas, menarik dan jelas. Artinya karakteristik bahasa jurnalistik meliputi kajian tentang sifat bahasa jurnalistik yang singkat dan padat berkaitan dengan prinsip ekonomi, menggunakan teks yang singkat tanpa merusak dan mereduksi pesan. 

2.      Seorang Jurnalis mengapa harus memiliki karakter jurnalistik?

Seorang jurnalistik memiliki 5 karakteristik, yaitu : 

1.       Skeptis adalah sikap untuk selalu mempertanyakan segala sesuatu, meragukan apa yang diterima, dan mewaspadai segala kepastian agar tidak mudah tertipu. Inti dari skeptis adalah keraguan. Media janganlah puas dengan permukaan sebuah peristiwa serta enggan untuk mengingatkan kekurangan yang ada di dalam masyarakat. Wartawan haruslah terjun ke lapangan, berjuang, serta menggali hal-hal yang eksklusif.

2.       Bertindak (action) , wartawan tidak menunggu sampai peristiwa itu muncul, tetapi ia akan mencari dan mengamati dengan ketajaman naluri seorang wartawan.

3.       Berubah, perubahan merupakan hukum utama jurnalisme. Media bukan lagi sebagai penyalur informasi, tapi fasilitator, penyaring dan pemberi makna dari sebuah informasi.

4.       Seni dan Profesi, wartawan melihat dengan mata yang segar pada setiap peristiwa untuk menangkap aspek-aspek yang unik.

5.       Peran Pers, pers sebagai pelapor, bertindak sebagai mata dan telinga publik, melaporkan peristiwa-peristiwa di luar pengetahuan masyarakat dengan netral dan tanpa prasangka. Selain itu, pers juga harus berperan sebagai interpreter, wakil publik, peran jaga, dan pembuat kebijaksanaan serta advokasi.

Dari karakteristik diatas, dapat disimpulkan alas an mengapa seorang jurnalis harus memiliki karakter jurnalistik

·         Wawasan atau pengetahuan (knowledge) maksud nya adalah seorang jurnalistik harus mempunyai wawasan atau pengetahuan tentang berita yang akan dibicarakan, serta bisa dipertanggungjawabkan.

·         Keahlian atau keterampilan (skill) jurnalistik maksudnya adalah seorang jurnalistik harus mempunyai keahlian atau keterampilan untuk membuat berita itu layak dibaca, layak di tampilkan didepan publik, serta harus bisa membuat orang-orang mau membaca berita tersebut.

·         Etika atau sikap (attitude) maksudnya adalah seorang jurnalistik harus mempunyai sikap atau etika yang baik ketika lagi mewawancarai orang lain, ketika meminta penjelasan dari narasumber.

3.      Apa yang akan terjadi bila tidak ada jurnalis?

Yang terjadi apabila tidak ada seorang jurnalis, tidak akan ada aspirasi bebas atau sulitnya mendapatkan informasi-informasi penting. Menjadi seorang jurnalis bukanlah suatu hal yang mudah. Mereka mendedikasikan seluruh hidupnya untuk memberikan informasi yang valid berdasarkan fakta-fakta yang ada. Menyuarakan kebenaran informasi sudah menjadi prinsip hidup sekaligus tantangan bagi mereka. Jurnalis yang juga memperjuangkan pemberitaan di daerah konflik. Mereka rela mengorbankan tenaga, waktu, dan nyawanya demi menghasilkan suatu berita yang berkualitas. Muhlis Suhaeri salah satunya, ia menjadi saksi sejarah dengan mengabdikan dirinya untuk memberitakan kondisi di Kalimantan dalam kasus G30S/PKI. Taruhan nyawa telah menjadi konsekuensi yang harus diambil dalam memberitakan kondisi saudara kita di daerah konflik. Mereka harus menyusur daerah yang sulit dijangkau hanya untuk mendapatkan kebenaran dari tragedi tersebut. Medan konflik bukanlah tempat yang diimpikan banyak orang, namun semua itu ditepisnya. Bagi mereka, jurnalis tidak hanya sebatas pemberitaan, tetapi rasa empati yang membawa mereka untuk bertahan di sana. Dari hal ini, jika tidak ada seorang jurnalis dunia akan fana dengan terbungkamnya suara kebenaran informasi.

 

  1. Berikan tanggapan positif dan negatif mengenai berita yang di sampaikan tentang covid 19 dan kaitkan dengan 5 karakter jurnalistik?

Contoh teks berita mengenai covid 19

Epidemiolog Sebut PSBB Transisi Hanya Pelengkap Penanganan Covid-19 JAKARTA, KOMPAS.com - Epidemiolog dari Griffith University Dicky Budiman menyebut kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi merupakan strategi yang bersifat tambahan atau pelengkap dalam penanganan pandemi Covid-19. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, menurut dia, harus melakukan tes dan pelacakan, lalu dilanjutkan dengan isolasi dan karantina mandiri. "Itu (tes dan pelacakan) adalah strategi utama," ucap Dicky kepada Kompas.com, Selasa (8/12/2020). Strategi tersebut harus dioptimalkan. Sebab jika tidak, maka akan ada PSBB berulang-ulang yang tidak diketahui kapan berakhirnya. Dicky menyebut pandemi di Jakarta juga dipengaruhi oleh daerah penyangga, yakni Jawa Barat dan Banten. Pengendalian pandemi di kedua wilayah itu juga disebut belum optimal. Tentunya, kondisi pandemi di daerah penyangga akan memengaruhi situasi pengendalian Covid-19 di Ibu Kota apabila tidak ada pengendalian di perbatasan. "Dan ini akan terus terjadi selama pengendalian ini tidak dilakukan secara setara dan merata di berbagai wilayah terutama yang ada dalam satu pulau," ucap Dicky. Pada akhirnya, Dicky mengatakan, pengendalian pandemi harus dilakukan dengan sinergi dan kerja sama antar daerah baik tingkat provinsi maupun kabupatan atau kota. Kerja sama ini harus difasilitas pula oleh Pemerintah Pusat. "Ini yang harus dilakukan perubahan dan sampai saat ini belum ada perubahan itu," tutur Dicky. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, penambahan kasus positif di Jakarta per Selasa (8/12/2020) sebanyak 1.174 kasus. Dengan demikian, kumulatif kasus positif Covid-19 di Ibu Kota yang terkonfirmasi sampai hari ini menjadi 146.601 kasus. Dari jumlah tersebut, diketahui 132.248 orang telah dinyatakan sembuh dengan tingkat kesembuhan mencapai 90,2 persen. Sementara sebanyak 2.842 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian sebesar 1,9 persen. Dwi mengatakan, persentase ini lebih rendah dibanding dengan tingkat kematian nasional yang mencapai 3,1 persen. Adapun jumlah kasus aktif di Ibu Kota kini turun sebanyak 22, sehingga jumlah orang yang masih dirawat atau menjalani isolasi mandiri kini menjadi 11.511 orang. 

Tanggapan positif :
Menurut saya informasi ini sangat penting terhadap masyarakat kepada pandemi,menggunakan unsur 5W + 1H dalam berita,
pemberitaan bisa menjadi perhatian pemerintah atas berbagai persoalan pandemi yang terjadi di Indonesia

Tanggapan negatif :

Informasi tentang nasib yang menimpa masyarakat perlu ditindaklanjuti oleh pihak berwenang sehingga masalahnya bisa cepat diselesaikan

5.      Berikan deskripsi jelas mengenai program acara berita di Metro TV? (kelebihan dan kekurangan).

Nama acara                 : Metro Tv Siang

Jadwal acara               : Setiap hari, pukul 11.05 WIB

Pembawa berita          : Vera Bahasuan

Judul berita                 : DPW Nasdem Sulbar siap dukung program pemerintah tangani Covid 19

 

Partai Nasdem Sulawesi barat telah menggelar rapat koordinasi wilayah atau Rakorwil untuk mengkonsolidasikan kekuatan internal partai menjelang tahun 2024 mendatang. Tujuan dari digelarnya rapat koordinasi wilayah DPW Sulawesi barat ini adalah untuk upaya konsolidasi internal dan juga pembuatan struktur partai dari tingkat provinsi sampai dengan tingkat desa atau kelurahan. Menjelang kontestasi politik 2024 terjadi dalam beberapa front salah satunya adalah melakukan evaluasi dari pemandangan ataupun perolehan partai Nasdem di beberapa tahun kontestasi. Sebelumnya seperti 2019 dan juga di tahun 2020 partai Nasdem menentukan sejumlah target untuk pemenangan khususnya di provinsi Sulawesi barat baik itu pemilihan legislatif ataupun pemilihan kepala daerah di tahun 2024 mendatang.

Kemudian terkait dengan kekuatan struktur partai, akan dilakukan oleh DPW partai Nasdem Sulawesi barat adalah memperkuat keanggotaan dari tingkat provinsi kabupaten kota kecamatan sampai dengan ke tingkat desa dan kelurahan melalui sejumlah program kerja kerja politik yang dilakukan oleh para kader partai Nasdem. Ketua DPW partai Nasdem Sulawesi barat Anwar Adnan Saleh yang baru saja dilantik dalam hal ini ia mengatakan bahwa meskipun saat ini kader partai Nasdem belum ada yang menempati posisi pucuk pimpinan kepala daerah di provinsi ataupun di 6 kabupaten Sulawesi barat akan tetapi DPW partai Nasdem Sulawesi barat ini akan mendukung upaya dari pemerintah untuk tenaga dan khususnya di provinsi Sulawesi barat ini di mana saja kegiatan ini sudah digelar dari awal tahun 2021 ini dan total solusi barat ini merupakan provinsi ke-19 digelarnya rapat koordinasi wilayah Partai Nasdem.

 

Sebelumnya sudah digelar di beberapa provinsi di antaranya yaitu di Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Kepulauan Riau kemudian di DKI Jakarta, Jawa barat, Jawa timur di Kalimantan timur kemudian Maluku, Maluku Utara hampir seluruh provinsi di pulau Sulawesi juga ini sudah mengadakan rapat koordinasi wilayah yang berikutnya ini adalah di provinsi Sulawesi tenggara yang akan digelar pelaksanaan Rakorwil. Respon dari para kader ini beberapa dari yang sudah diselenggarakan khususnya yang baru-baru ini ditutup yaitu di rapat koordinasi wilayah provinsi Sulawesi barat ini menyatakan siap untuk menjalankan sejumlah rencana aksi yang telah dibentuk dan juga diserahkan kepada tingkat IPB untuk untuk konsolidasi dan juga penguatan struktur partai di tahun 2024. Pada kesempatan ini juga Rakorwil partai Nasdem Sulawesi barat digelar di kota Makassar Sulawesi Selatan bukan tanpa alasan karena memang di Makassar sendiri ini kondisi penanganan konflik yang sudah berangsur membaik dan sudah menempati ppkm level 2 yang artinya pertempuran pertemuan tatap muka sudah bisa dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan demikian terima kasih atas laporannya selamat bertugas kembali

 

TUGAS PERTEMUAN KETIGA (29 SEPTEMBER 2021)

BERITA 1

Hari Guru Sedunia: Kisah Para Pahlawan Super di Jantung Pemulihan Pendidikan

Saat pandemi melanda dunia, guru-guru mulai menghadapi tantangan untuk memastikan pendidikan tetap berlanjut tanpa hambatan, bahkan ketika pembelajaran jarak jauh menjadi hal baru. Pada 2021, Hari Guru Sedunia 5 Oktober dirayakan dengan tema Guru di Jantung Pemulihan Pendidikan.

Selama satu setengah tahun terakhir, para guru berada di bawah tekanan besar untuk mengadaptasi penyampaian pelajaran di kelas ke pembelajaran online. Mereka telah memastikan kelas tetap berjalan, melakukan ujian, menyelesaikan bidang akademik, bahkan melakukan standar operasi prosedur (SOP) yang kompleks agar semua siswa memahami pelajaran ketika sekolah dibuka kembali.

Dilansir Khaleejtimes, Selasa (5/10/2021), kala pandemi, guru membantu siswa untuk mengatasi new normal, dan kini mereka akan mulai menyesuaikan diri untuk pemulihan setelah pandemi saat pembelajaran tatap muka akan dimulai lagi.

Kisah Pahlawan Super di Bidang Pendidikan

Daisy Justus, yang merupakan Guru Bahasa Inggris senior di GEMS Our Own High School, Al Warqa’a, telah menghabiskan 41 tahun sebagai guru. Dia adalah guru terlama di GEMS Education. Dia mengatakan harus beradaptasi dengan perubahan besar ketika pandemi melanda.

"Selama masa pandemi, siswa dan staf kami harus menyesuaikan diri dengan cepat. Prioritas kami adalah memastikan kelancaran pengajaran dan pembelajaran untuk semua siswa kami dan menjaga kesejahteraan mereka. Mengajar melalui layar setiap hari sangat menantang. Namun, siswa kami juga membantu dan mendukung kami, sehingga kami selalu belajar dari satu sama lain," kata Justus.

Sedangkan Conor Ralph, seorang guru Bahasa dan Sastra Inggris di Jumeira Baccalaureate School, yang telah menjadi pendidik selama 10 tahun terakhir, mengatakan, "Meskipun telah mengajar di berbagai benua, dan telah mengalami berbagai konteks pendidikan, tidak cukup bagi saya untuk menghadapi hari di awal Maret 2020 ketika kami menutup sekolah dan bekerja dari rumah."

Guru terkadang harus berbagi ruang kerja dan gadget dengan keluarga di rumah, tetapi mereka berhasil melewatinya. Lorraine Williams, guru Kelas 6 di GEMS FirstPoint School, The Villa, mengatakan, “Saya melihat pekerjaan saya bukan hanya sebagai guru, tetapi juga orang yang bertanggung jawab atas kebutuhan dan perawatan anak-anak. Namun, saya senang anak-anak dapat kembali ke sekolah sekarang".

Dalam rangka Hari Guru Sedunia, para pendidik berharap dapat membangun kedekatan kembali antara siswa dan guru saat pembelajaran tatap muka dan membawa suasana kelas yang lebih alami, interaktif, dan bersemangat.

Penulis: Vania Dinda Marella 

 

BERITA 2

Sri Mulyani Perluas Alokasi APBN 2022 untuk Sektor Pendidikan

Selama 2 tahun terakhir, harus diakui penggunaan APBN diarahkan untuk sektor kesehatan dalam rangka penanganan pandemi Covid-19. Anggaran untuk sektor kesehatan meningkat drastis, khususnya pada APBN 2021 karena adanya penyebaran varian delta.

Tak hanya itu, anggaran perlindungan sosial juga meningkat pada Juli 2021 untuk menanggulangi dampak sosial ekonomi akibat kebijakan pengendalian virus corona.

Maka dari itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan arah penggunaan APBN 2022 akan mulai diperluas kepada sektor lainnya. Salah satunya untuk reformasi sektor pendidikan untuk menciptakan kualitas SDM yang unggul. Hal ini sejalan dengan perintah Presiden Joko Widodo yang meminta untuk menciptakan SDM yang berkualitas.

"Jadi kesehatan, perlindungan dan pendidikan adalah tiga hal yang langsung berhubungan dengan kualitas SDM manusia," kata Sri Mulyani usai menghadiri Sidang Paripurna DPR-RI, Jakarta, Kamis (30/9/2021).

Meski begitu, Sri Mulyani mengatakan APBN 2022 akan mulai kembangkan untuk berbagai sektor selain penanganan pandemi Covid-19. Misalnya untuk pembangunan infrastruktur yang digunakan untuk pelayanan masyarakat agar bisa semakin produktif.

"APBN 2022 juga akan mendorong bidang infrastruktur terutama pelayanan dasar masyarakat juga mendapat pelayanan dan konektivitas yang makin baik," kata dia.

Teknologi Informasi

Konektivitas melalui Teknologi, Informasi dan Komunikasi juga akan terus dikembangkan. Ketahanan pangan juga menjadi prioritas pada APBN 2022 setelah selama ini hanya berfokus pada pemulihan di sektor pariwisata.

Bidang hukum, pertahanan dan keamanan juga akan terus didorong pada APBN 2022 untuk bisa mempertahankan stabilitas, keamanan nasional dan pembangunan. Sehingga bisa memberikan kepastian ekonomi dan keamanan negara.

Dalam APBN 2022, Pemerintah akan menyalurkan Ri 769,6 triliun untuk Transfer Ke Daerah dan Dana Desa. Anggaran ini akan disalurkan kepada masing-masing Pemerintah Daerah untuk menjalankan tugasnya, melayani dan memperbaiki kesejahteraan masyarakat.

"Ini untuk mendukung agar pemda bisa terus menjalankan tugas dan melayani masy dan memperbaiki kesejahteraannya," kata dia mengakhiri.

Reporter: Anisyah Al Faqir

Sumber: Merdeka.com 

 

ANALISIS KARAKTERISTIK BAHASA JURNALISTIK DARI KEDUA BERITA

Dari analisis yang telah saya lakukan dari kedua berita diatas, hasilnya adalah :

1.     Kedua berita tersebut tersaji secara singkat, artinya bahasa jurnalistik yang digunakan tidak memliki penjelasan yang panjang dan bertele-tele

2.     Kedua berita diatas tersampaikan dengan padat, artinya bahasa jurnalistiknya singkat akan tetapi sudah mampu menyampaikan informasi yang lengkap. Semua yang diperlukan pembaca sudah tertampung didalamnya. Menerapkan prinsip 5W+1H, tidak membuang kata-kata mubazir, dan menerapkan ekonomi kata.

3.     Kedua berita diatas tersampaikan dengan sederhana, artinya bahasa pers yang digunakan memiliki kalimat tunggal dan sederhana, bukan kalimat majemuk yang panjang, rumit, dan kompleks. Kalimat yang efektif, praktis, sederhana pemakaian kalimatnya, tidak berlebihan pengungkapannya (bombastis).

4.     Kedua berita diatas lugas, artinya bahasa jurnalistiknya mampu menyampaikan pengertian atau makna informasi secara langsung dengan menghindari bahasa yang berbunga-bunga. Kalimat yang sederhana dan kata yang lugas berkaitan dengan kemampuan menimbulkan kejelasan informasi (pembaca tidak mengulang-ulang membacanya) dengan prinsip kejelasan yaitu menghindari ambiguitas. Sifat lugas berita diatas berkaitan dengan kata yang bermakna sebenarnya yang tidak menimbulkan keterpaksaan dalam menggunakan Bahasa.

5.     Kedua berita diatas menarik, artinya dengan menggunakan pilihan kata yang masih hidup, tumbuh, dan berkembang. Menghindari kata-kata yang sudah mati. Sifat menarik berhubungan dengan gaya pemaparan berita itu yang membuat menjadi terkesan.

6.     Kedua berita tersebut jelas, artinya informasi yang disampaikan jurnalis dengan mudah dapat dipahami oleh khalayak umum (pembaca). Struktur kalimatnya tidak menimbulkan penyimpangan/pengertian makna yang berbeda, menghindari ungkapan bersayap atau bermakna ganda (ambigu).

 

TUGAS PERTEMUAN KEEMPAT KUIS (6 OKTOBER 2021)

  1. Berikan tanggapan kamu terhadap kinerja wartawan di Indonesia?

Menurut saya wartawan bukanlah suatu pekerjaan yang mudah. Pasalnya, mereka yang bergelut di dunia tersebut dituntut bekerja di bawah tekanan deadline dengan kewajiban tetap memenuhi standar-standar jurnalistik. wartawan adalah profesi yang mulia. Mereka yang sungguh-sungguh menekuni dunia tersebut jelas memiliki daya juang yang tinggi.  Para wartawan kadang harus menempuh bahaya dan risiko yang tidak diduga-duga saat melakukan liputan atau mengejar informasi yang mereka cari. Tidak gampang jadi wartawan. Mereka bisa mengupas berita secara real, tanpa ada rekayasa, namun menarik buat orang yang mendengar maupun yang membacanya.

Wartawan itu adalah orang-orang yang menjadi bagian dari media dengan orientasi pada kepentingan public. Diharapkan adanya peningkatan kompetensi wartawan bukan hanya asal ikut ikutan saja atau asal menyampaikan informasi kepada public. Tapi menyampaikan informasi kepada publik melalui proses yang diatur oleh Ilmu Jurnalisme. Informasi itu harus jelas, 5 W + 1 H yang dalam penyampaiannya harus berpatokan pada Kode Etik Jurnalistik,

  1. Tanggapan kamu akan materi jurnalistik ini, apa manfaat kamu mengetahui dunia wartawan (sebagai guru nantinya)

1.      Seorang guru juga harus dibekali ilmu jurnalistik agar nantinya kita dapat menyaring informasi dari berbagai media dengan lebih cermat, agar nantinya sebagai guru kita dapat memberikan informasi yang benar kepada para murid, dan ilmu-ilmu jurnalistik yang sudah kita pelajari dapat diajarkan kepada murid-murid kita nantinya.

2.      Agar kita sebagai calon pendidik tidak jadi orang yang kudet/gaptek informasi, karena informasi sangat diperlukan untuk pendidik di era globalisasi, jangan sampai murid-murid kita nantinya lebih mengerti informasi dari kita.

3.      Kita sebagai calon pendidik tidak mudah terpengaruh oleh informasi-informasi yang tidak benar yang sifatnya mempengaruhi/memprovokasi pihak tertentu dan instansi tertentu.

4.      Semakin berkembang pesatnya kemajuan IPTEK seperti sekarang seorang guru bukan hanya berperan sebagai pengajar tetapi juga sebagai sumber informasi yang dapat dianut atau dipercaya oleh murid, pembenah atau penuntun agar murid dapat menyaring informasi dan mengunakan media informasi dengan benar karena guru bukan lagi sebagai informan tunggal.

5.      Karena masyarakat indonesia sedang mengalami banjir informasi dimana informasi datang dari setiap media, jika guru gagal menyaring informasi maka hasilnya akan fatal. 

  1. Berikan alasan (penting atau tidak penting) materi ini kamu pelajari sebagai (mahasiswa, sebagai guru nantinya, dan sebagai anggota masyarakat sipil).

Menurut saya materi ini sangat penting jika dipelajari karena jurnalisme adalah ilmu yang mempelajari yang mempelajari kepenulisan berita, dimana mengajarkan cara menulis berita yang baik sesuai EYD dan enak dibaca, mempublikasikan berita dan cara dan langkah-langkah menyaring berita, dalam dunia jurnalisme terdapat sisi positif dan negatifnya. Sisi positifya yaitu kita dapat mengetahui informasi-informasi baik dari luar daerah maupun mancanegara dengan mudah, menambah pengetahuan akan informasi yang bersifat belum perna kita ketahui, dan lain-lain. Sisi negatifnya yaitu banyaknya informasi dari sumber berbeda dengan isi berita yang berbeda pula membuat masyarakat yang gagal menyaring informasi menjadi binggung dan terombang ambing, banyaknya berita yang bersifat provokasi atau menghasut masyarakat agar membenci atau beranggapan jelek pada orang atau instansi tertentudan pada akhirnya menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat akan informasi/berita, dan lain-lain. Harapan saya dalam mempajari jurnalisme adalah saya bisa membedakan informasi mana berita yang benar atau sekedar hoax dan nantinya ilmu jurnalistik yang saya pelajari dapat bermanfaat untuk orang lain  

 TUGAS PERTEMUAN KELIMA (13 OKTOBER 2021)


 

A.  Pengertian Jurnalistik dan Menurut Para Ahli

Secara etimologis, jurnalistik berasal dari kata journ. Dalam bahasa Perancis, journ berarti catatan atau laporan harian. Secara sederhana jurnalistik diartikan sebagai kegiatan yang berhubungan dengan pencatatan atau pelaporan setiap hari. Jurnalistik bukanlah pers, bukan pula massa.

Secara teknis, jurnalistik adalah kegiatan menyiapkan, mencari, mengumpulkan, mengolah, menyajikan, dan menyebarkan berita melalui media berkala kepada khalayak seluas-luasnya dan secepat-cepatnya. Beribicara tentang ilmu jurnalistik memang tidak ada habisnya. Jurnalistik adalah ilmu terapan yang terus berkembang. Secara harfiyah, jurnalistik (journalistic) artinya kewartawanan atau hal-ihwal pemberitaan.

Berikut ini terdapat beberapa pengertian jurnalistik menurut para ahli, terdiri atas:

1.      Etimologis

Secara Etimologis kata jurnalistik berasal dari bahasa Perancis yaitu” journ” yang berarti catatan atau laporan harian.Secara singkat, jurnalistik berarti kegiatan berhubungan dengan pencatatan atau pelaporan setiap hari.

2.      Kamus Jurnalistik

Menurut kamus Jurnalistik berarti kegiatan untuk menyiapkan, mengedit, dan menulis untuk surat kabar, majalah, atau berkala lainnya.

3.      Ensiklopedi Indonesia

Menurut Ensiklopedi Indonesia Jurnalistik adalah bidang profesi yang mengusahakan penyajian informasi tentang kejadian dan atau kehidupan sehari-hari secara berkala, dengan menggunakan sarana-sarana penerbitan yang ada.

4.      Menurut Kris Budiman

Jurnalistik (journalistiek, Belanda) bisa dibatasi secara singkat sebagai kegiatan penyiapan, penulisan, penyuntingan, dan penyampaian berita kepada khalayak melalui saluran media tertentu. Jurnalistik mencakup kegiatan dari peliputan sampai kepada penyebarannya kepada masyarakat. Sebelumnya, jurnalistik dalam pengertian sempit disebut juga dengan publikasi secara cetak.

Pengertian tersebut tidak hanya sebatas melalui media cetak seperti surat kabar, majalah, dsb., namun meluas menjadi media elektronik seperti radio atau televisi. Berdasarkan media yang digunakan meliputi jurnalistik cetak (print journalism), elektronik (electronic journalism). Akhir-akhir ini juga telah berkembang jurnalistik secara tersambung (online journalism).

5.      Djen Amar

Jurnalistik adalah kegiatan mengumpulkan, mengolah, dan menyebarkan berita kepada khalayak seluas-luasnya dengan secepat-cepatnya.

 

B.  Sejarah Jurnalistik

Berikut ini terdapat beberapa sejarah jurnalistik, terdiri atas:

·         Kelahiran Wartawan Pertama

Pada zaman Romawi lahir wartawan-wartawan pertama. Terdiri atas budak-budak belian yang oleh pemiliknya diberi tugas mengumpulkan informasi, berita-berita, bahkan juga menghadiri sidang-sidang senat dan melaporkan semua hasilnya baik secara lisan maupun tulisan.

·         Jurnalistik di Eropa

Di Jerman, terbit surat kabar pertama bernama Avisa Relation Order Zeitung pada 1609. sembilan tahun kemudian, surat kabar tertua bernama Courante Uyt Italian en Duytschland terbit di Belanda. Pada 1662 Curant of General News terbit di Inggris.

·         Zaman Penjajahan di Indonesia

Jurnalistik pers mulai dikenal pada 1744 ketika sebuah surat kabar bernama Bataviasche Nouvelles diterbitkan dengan penguasaan orang-orang Belanda. Pada abad 20, Medan Prijaji sebagai surat kabar pertama milik bangsa Indonesia terbit di Bandung. Medan Prijaji dimiliki dan dikelola oleh Tirto Hadisurjo alias Raden Mas Djokomono.

·         Jurnalistik dalam Orde Reformasi

Sejak kejatuhan rezim Soeharto, kebebasan jurnalistik berubah secara drastis menjadi kemerdekaan jurnalistik. Departemen Penerangan sebagai malaikat pencabut nyawa pers dibubarkan.

UU Pokok Pers No.21/1982 diganti dengan UU Pokok Pers No.40/1999. Siapa pun bisa menerbitkan dan mengelola pers. Siapa pun bisa menjadi wartawan dan masuk dalam organisasi pers mana pun.

 

C.  Jenis-Jenis Jurnalistik

Berdasarkan media yang digunakan untuk publikasi atau penyebarluasan informasi, jurnalistik dibagi menjadi tiga jenis:

  • Jurnalistik Cetak (printed journalism), yaitu proses jurnalistik di media cerak (printed media) koran/suratkabar, majalah, tabloid.
  • Jurnalistik Elektronik (electronic journalism) atau Jurnalistik Penyiaran (Broadcast Journalism), yaitu proses jurnalistik di media radio, televisi, dan film.
  • Jurnalistik Online (online journalism) atau Jurnalistik Daring (dalam jaringan, yaitu penyebarluasan informasi melalui situs web berita atau portal berita (media internet, media online, media siber).

Berdasarkan gaya dan topik pemberitaannya, jurnalistik dibagi menjadi banyak jenis:

  • Jurnalisme Damai (Peace Journalism)
  • Jurnalisme Perang (War Journalism)
  • Jurnalisme Pembangunan (Development Journalism)
  • Jurnalisme Kuning (Yellow Journalism)
  • Jurnalisme Umpan Klik (Clickbait Journalism)
  • Jurnalisme Perang Suci (Crusade Journalism)
  • Jurnalisme Warga (Citizen Journalism)
  • Jurnalisme Komunitas (Community Journalism)
  • Jurnalisme Investigasi (Investigative Journalism)
  • Jurnalisme Korporasi (Corporate Journalism)
  • Jurnalisme Merek (Brand Journalism)
  • Jurnalisme Dakwah, dll

 

D. Tujuan Jurnalistik

Berikut init erdapat beberapa tujuan jurnalistik, terdiri atas:

  1. Jurnalisme berfungsi memberikan informasi kepada masyarakat, agar warga dapat mengatur diri sendiri. Media massa sangat membantu kita dengan cara menyuguhkan berita-berita yang terjadi di lingkungan, sehingga masyarakat dapat mengenali permasalahan di sekelilingnya yang mungkin saja terlewat dari keseharian atau tidak disadari. Dengan adanya pemberitaan tersebut kebenaran berita menjadi dasar dari tindakan-tindakan yang diambil oleh masayarakat.
  2. Jurnalisme berfungsi untuk membangun masyarakat. Berita yang menyuarakan kondisi kelompok-kelompok masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan dan terlupakan dapat mendorong kelompok-kelompok masyarakat yang lain untuk membantu keluar dari permasalahan yang dialami. Dalam skala yang lebih besar dapat mendorong negara untuk membuat kebijakan yang pro rakyat.
  3. Jurnalisme berfungsi untuk memenuhi hak-hak warga negara. Hak-hak ini bisa berarti mendapatkan informasi yang benar dan akurat. Media massa adalah alat yang efektif untuk menyuarakan hak rakyat. Baik melalui berita yang ditulis oleh wartawan, maupun melalui opini dan surat pembaca yang ditulis dalam media massa.
  4. Terkait dengan fungsi jurnalisme untuk menyuarakan hak-hak warga, jurnalisme juga dapat dijadikan tolak ukur demokrasi sebuah masyarakat. Semakin demokratis sebuah masyarakat, maka semakin kuat pula posisi media massa. Begitu pula sebaliknya. Dalam masyarakat yang demokratis, masayarakat bebas menyuarakan pendapatnya dan menuntut hak-haknya melalui media massa. Hal ini tentu tak akan terjadi dalam masyarakat yang dipimpin oleh penguasa otoriter. Dalam masyarakat otoriter media massa hanya sekadar corong bagi kekuasaan.

 

E.  Media-media Jurnalistik

Berdasarkan jenis media dan teknik publikasinya, jurnalistik dapat dibedakan menjadi:

  1. Jurnalistik Cetak
  2. Jurnalistik Elektronik
  3. Jurnalistik Online.
  4. Jurnalistik cetak (print journalism) adalah proses jurnalistik yang produk atau laporannya ditulis dan disajikan dalam media massa cetak (printed media), seperti suratkabar, tabloid, dan majalah.

Teknik penulisannya menggunakan “bahasa tulis” (written language) bergaya “bahasa jurnalistik” (language of mass media), bercirikan antara lain hemat kata, sederhana, mudah dimengerti, tidak mengandung arti ganda, dan umum digunakan. Jurnalistik elektronik disebut juga Broadcast Journalism, yakni proses jurnalistik yang hasil liputannya disebarkan melalui media radio dan televis. Berita radio hanya menggunakan suara dan efek suara (auditory). Berita televisi dengan tambahan gambar (visual).

Wartawan radio lebih sering disebut reporter, mengumpulkan fakta dan menyajikannya melalui suara (disuarakan, bercerita) saja. Sedangkan wartawan televisi juga sering disebut reporter atau jurnalis televisi melaporkan peristiwa dengan suara (kata-kata) sekaligus gambar hasil shooting dan/atau rekaman kamera video. Teknik penulisan naskah radio/televisi menggunakan bahasa tutur, yakni rangkaian kata-kata yang biasa digunakan dalam percakapan sehari-hari (spoken words), sederhana, mudah dimengerti, ringkas, tidak rumit, dan jelas. Jurnalistik online (online journalism, cyber journalism) didefinisikan sebagai pelaporan peristiwa yang diproduksi dan disebarkan melalui internet atau proses jurnalistik yang hasilnya disajikan melalui media internet (cybermedia).

Teknik penulisannya sama dengan jurnalistik cetak, yakni menggunakan tulisan (bahasa tulis), namun penulisannya lebih leluasa dan bisa jauh lebih lengkap dibandingkan naskah untuk media cetak atau elektronik. Umumnya media cetak, radio, dan televisi juga menyediakan media online. Jurnalistik media online dapat hadir secara individual, bukan lembaga, dengan hadirnya blog atau weblog. Pemilik blog tidak hanya dapat menuliskan opini atau pengalalaman pribadi (diary), tapi juga mempublikasikan berita, artikel, dan feature layaknya media komersial. Kemunculan media online ini, termasuk weblog, dapat menumbuhsuburkan lahirnya “Indy Media” atau media independen, bahkan maraknya “underground media”, sekaligus mengimbangi “mainstream media”.


 Semoga bermanfaat dan jangan lupa komentarnya

 

TUGAS PERTEMUAN KEENAM (21 OKTOBER 2021)

 

1.      BERIKAN CONTOH NYATA DARI PERAN JURNALISTIK KEPADA MASYARAKAT!

Saya akan mengambil contoh peran jurnalistik sebahgai alat kontrol sosial

 

Jurnalis melaksanakan kontrol sosial untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan kekuasaan khususnya dalam pemerintahan. Penyalahgunaan kekuasaan tersebut bisa berupa korupsi, kolusi, nepotisme (KKN), ataupun penyimpangan dan penyelewengan jabatan lainnya. Sebagai media kontrol sosial, jurnalis berfungsi untuk menyampaikan dan memaparkan peristiwa buruk, atau keadaan yang menyalahi aturan, tidak pada tempatnya; yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Hal tersebut dilakukan semata-mata agar masyarakat menyadari kejadian disekitarnya, dan waspada serta dapat melakukan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Selain itu, hal tersebut juga akan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menaati peraturan, serta berbuat baik pada sesama. Dalam fungsinya sebagai kontrol sosial, jurnalis mengandung makna demokratis yang memiliki unsur: (1) sosial participation, yaitu keikutsertaan rakyat dalam pemerintahan; (2) social responsibility, yaitu pertanggung jawaban pemerintah terhadap rakyat; (3) social support, yaitu dukungan rakyat terhadap pemerintah; serta (4) sosial control, yaitu pengawasan terhadap tindakan-tindakan pemerintah dimasyarakat. Dibawah ini akan kami paparkan lebih luas mengenai fungsi pers dalam media kontrol sosial. 

Contohnya :

Buronan Kasus Korupsi Bansos Gempa Bantul 2006 Tertangkap

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berhasil meringkus terpidana korupsi Program Rehabilitasi dan Rekonstruksi gempa Yogyakarta tahun 2006. Terpidana bernama Lilik Karnaen yang juga mantan dosen ini sempat kabur selama 5 tahun yakni pada 21 Desember 2016. PLT Kepala Kejati DIY Tanti A Manurung menjelaskan, Lilik Karnaen menjadi tim koordinator ahli madya teknik sipil program rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa 2006 di Bantul. (Baca selengkapnya :
https://regional.kompas.com/read/2021/10/19/200350578/buronan-kasus-korupsi-bansos-gempa-bantul-2006-tertangkap)
Penulis : Kontributor Yogyakarta, Wisang Seto Pangaribowo
Editor : Khairina
 

Namun untuk melaksanakan wewenang penyalahgunaan kekuasaan banyak jurnalis mendapatkan banyak musuh. Karena pekerjaan jurnalis adalah memberitakan, maka pastinya bukan hanya berita yang baik-baik saja. Berita buruk juga. Hal ini memicu adanya pro kontra dari berbagai macam pihak yang membaca ataupun mendengarkan berita yang disampaikan.

Contohnya : 

AA Prabangsa Anak Agung Narendra Prabangsa tewas pada 16 Februari 2009 di Pelabuhan Padang Bai. Ia merupakan wartawan Radar Bali. Polisi kemudian menetapkan sejumlah tersangka pembunuhan berencana ini. Adapun, auktor intelektualis dalam pelaku pembunuhan ini adalah Nyoman Susrama, adik Bupati Bangli Nengah Arnawa. Susrama juga merupakan pengawas proyek Dinas Pendidikan Bangli. Motif pembunuhan ini bermula dari kekesalan Nyoman Susrama terhadap Prabangsa karena masalah pemberitaan. Prabangsa menulis berita terkait dugaan korupsi yang dilakukan Nyoman Susrama, yakni proyek-proyek Dinas Pendidikan di Kabupaten Bangli sejak awal Desember 2008 hingga Januari 2009. Salah satu proyek yang disorot dalam pemberitaan Prabangsa adalah proyek pembangunan taman kanak-kanak dan sekolah dasar internasional di Bangli. Nyoman Susrama kala itu menjadi pemimpin proyek tersebut. Susrama bersama rekan-rekannya pun akhirnya merencanakan pembunuhan terhadap Prabangsa. Pengadilan Negeri Denpasar kemudian memutus Susrama dengan hukuman seumur hidup. Namun, hukuman Susrama kemudian diubah menjadi 20 tahun penjara setelah Presiden Joko Widodo menandatangani remisi perubahan masa hukuman. Kebijakan Jokowi ini kemudian menuai kecaman. Apalagi, Aliansi Jurnalis Independen menilai bahwa Susrama menjadi satu-satuya pelaku pembunuhan wartawan yang tuntas di pengadilan dengan hukuman berat, namun kemudian mendapat keringanan. 

2.      SAAT INI PEMBERITAAN MENGENAI VIRUS CORONA SETIAP HARI ADA PEMBERITAAN DI MEDIA CETAK ATAUPUN MEDIA ELEKTRONIK, JUMLAH PENDERITA YANG TERPAPAR VIRUS CORONA SETIAH HARI SELALU ADA PENDERITA BARU YANG TERINFEKSI VIRUS CORONA. PERAN JURNALISTIK SEBAGAI KONTROL SOSIAL APAKAH UNTUK PERMASALAHAN INI BERPERAN ATAU TIDAK BERIKAN ALASAN DARI PILIHAN JAWABAN ANDA!

Menurut saya jurnalistiklah yang paling berperan sebagai kontrol social di masa pandemic. Peran jurnalistik sebagai kontrol sosial pada masa pandemi adalah memberitakan kebijakan-kebijakan baik yang dilakukan pemerintah secara aktual dan faktual. Hal tersebut perlu dilakukan agar masyarakat dapat memberi dukungan kepada pemerintah, terkait kebijakan pemerintah untuk menangani pandemi yang terjadi. Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G Plate menyampaikan apresiasinya kepada para jurnalis yang tetap bekerja selama pandemi virus corona. Menurut Johnny, berkat kerja jurnalis memberikan fakta-fakta terkini soal COVID-19, masyarakat mendapatkan informasi, baik mengenai hal-hal yang sudah diketahui maupun belum diketahui secara pasti.

Pemberitaan seputar COVID-19 juga membantu masyarakat mendapatkan informasi terkini soal perkembangan penelitian terkini tentang virus corona, cara pencegahan dan penanganan, serta kebijakan berkaitan dengan pandemi di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Menkominfo menyebut peran jurnalis juga sangat besar dalam menangkal hoaks selama pandemi
covid-19. Selama pandemi covid-19 jumlah hoaks memang meningkat. Khusus soal covid-19, ada 1.929 isu hoaks yang ditemukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Dengan demikian, selain mempermudah pemerintah dalam  melakukan pembangunan masyarakat, juga akan mencerdaskan masyarakat dan menghindarkan masyarakat hanya memandang sisi buruk pemerintahan.

 

TUGAS PERTEMUAN KETUJUH (27 OKTOBER 2021)

 

PRODUK JURNALISTIK CETAK

 

·         BERITA

 

Cinta Ditolak, Pria di Purworejo Habisi Nyawa Wanita Pujaannya


TKP penganiayaan yang menewaskan Wira Akhidiyati (33) di Purworejo (Foto: dok. Polres Purworejo)

Seorang pria di Purworejo, Jawa Tengah, tega menghabisi nyawa wanita, Wira Akhidiyati (33), usai ditolak cintanya. Tak hanya itu, pelaku bahkan turut melukai ibu kandung korban Rofingatun (66) yang kini dirawat di RSUD dr Tjitrowardojo Purworejo.

Pelaku diketahui bernama Andi Yasih (55) warga Desa Secang/ Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo. Dia kini menjadi buron polisi
"Benar, telah terjadi tindak pidana penganiayaan korban meninggal satu orang dan luka-luka satu orang," ungkap Kasi Humas Polres Purworejo, Iptu Madrim saat dihubungi detikcom, Minggu (31/10/2021).

Madrim menyebut pembunuhan itu diduga bermotif asmara. Polisi pun masih memburu pelaku yang kini buron untuk mengetahui motif penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya seorang korban ini.

"Modus operandi diduga pelaku mencintai korban, tetapi korban menolaknya. Sampai saat ini kasus masih dalam penyelidikan petugas," terang dia.

Peristiwa ini terungkap saat salah seorang tetangga korban, Dedi Setiyawan (46), mendengar suara teriakan minta tolong. Saksi yang kemudian mencari sumber suara itu sempat melihat terduga pelaku Andi keluar dari rumah korban dan berlari ke arah utara.

Saat saksi masuk ke dalam rumah, korban dan ibunya sudah tergeletak di lantai. Madrim menyebut Dedi lalu minta tolong kepada warga sekitar untuk mengevakuasi korban.

"Kemudian saksi Dedi keluar meminta tolong pada warga sekitar kemudian bersama warga sekitar membawa kedua korban ke rumah sakit Palang Biru Kutoarjo. Korban Wira meninggal dunia di RS Palang Biru Kutoarjo sedangkan ibunya dirujuk ke RSUD dr Tjitrowardojo Purworejo," jelasnya.

Penulis : Rinto Heksantoro



·         ARTIKEL

 

Ayo Cuci Tangan, Agar Coronavirus Tidak Menyerang

Akhir-akhir ini dunia dihebohkan dengan infeksi virus baru yang bernama Coronavirus. Banyak korban yang meninggal akibat virus ini karena gagal napas. Vaksin dan pengobatan yang spesifik belum ditemukan untuk mengobati infeksi virus ini. Namun tahukah Anda bahwa penyebaran virus tersebut dapat dicegah dengan tindakan mudah seperti mencuci tangan?

Apakah Anda mengetahui kapan dan cara mencuci tangan yang benar? Simaklah artikel berikut ini untuk dapat mencegah, tak hanya infeksi Coronavirus, namun penyakit-penyakit menular lainnya.

Coronavirus atau "Coronavirus disease 2019" (COVID-19) merupakan sebuah virus baru yang menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan pada manusia dan dapat menular antar sesama manusia. Virus ini ditemukan pertama kali pada sebuah tempat di Cina bernama Wuhan. Hingga 22 Maret 2020, terdapat 292.142 kasus terkonfirmasi dari berbagai negara, termasuk Cina, Singapura, Malaysia, Jepang, Vietnam, Australia hingga Perancis, Amerika Serikat dan Indonesia.

Gejala dari virus ini dapat berupa demam, batuk, dan sesak napas. Jika kalian mengalami gejala tersebut, khususnya bagi yang dalam waktu dekat memiliki kontak dengan seseorang yang baru kembali dari Cina atau seseorang yang baru bepergian dari luar negeri, harap periksakan diri Anda ke fasilitas kesehatan terdekat.

Seseorang dapat ditularkan Coronavirus melalui droplet dari saluran pernapasan yang diproduksi saat orang terinfeksi batuk atau bersin, mirip dengan cara influenza atau virus saluran pernapasan lainnya menular. Proses penularan dapat diteruskan bila seseorang menyentuh objek yang terdapat droplet virus tersebut kemudian menyentuh mulut, wajah atau mata sendiri atau bahkan orang lain.

Maka penting untuk kita menjaga kerbersihan, salah satunya yaitu dengan mencuci tangan. Mencuci tangan mungkin terlihat mudah dan sering diremehkan hingga dilupakan. Namun tahukah Anda bahwa mencuci tangan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam dunia medis, hingga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) membuat sebuah kampanye global untuk menyatakan setiap tanggal 15 Oktober adalah Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia (HCTPS).

Begitu banyak penyakit yang dapat ditularkan seperti penyakit saluran pernapasan, diare, infeksi cacing dan penyakit kulit. Dengan hanya mencuci tangan, tingkat infeksi saluran pernapasan dapat menurun hingga 16-25%. Lalu kapan waktu yang tepat untuk kita perlu mencuci tangan? Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dan Kementrian Kesehatan, berikut adalah saat-saat kita perlu mencuci tangan:

1. Sebelum, saat, dan sesudah menyiapkan makanan.
2. Sebelum dan setelah makan.
3. Sebelum menyusui bayi.
4. Sebelum dan setelah mengasuh seseorang yang sakit di rumah.
5. Setelah buang air.
6. Setelah batuk atau bersin.
7. Setelah menyentuh sampah.
8. Setelah beraktivitas seperti mengetik, menyentuh uang, hewan atau binatang, berkebun.

Setelah mengetahui waktu yang tepat untuk mencuci tangan, Anda juga perlu mengetahui langkah-langkah yang tepat untuk mencuci tangan dengan benar. Menurut Kementerian Kesehatan, mencuci tangan terbagi dalam 5 langkah:

1. Basahi seluruh tangan dengan air bersih yang mengalir.
2. Ambil dan gosok sabun ke daerah telapak, punggung tangan, dan sela-sela jari.
3. Bersihkan bagian bawah kuku.
4. Bilas tangan dengan air bersih yang mengalir.
5. Keringkan tangan dengan handuk atau tisu atau dengan cara diangin- anginkan.

Dianjurkan untuk mencuci tangan selama 20 detik, atau lebih mudah dengan menyanyikan lagu "selamat ulang tahun" sebanyak 2 kali. Bila tidak terdapat sabun dan air mengalir, dapat menggunakan hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60%.

Tidak sulit bukan? Dengan melakukan hal yang mudah ini, Anda dapat mencegah infeksi virus pada diri sendiri, orang sekitar, dan bahkan komunitas seperti keluarga dan tempat kerja. Setiap hari Anda beraktivitas, ingatlah untuk selalu mencuci tangan pada saat yang tepat dengan benar sehingga Anda terhindar dari infeksi virus.

Sumber: Modul Pembelajaran Bahasa Indonesia Kemdikbud



·         FEATURE

 

Profesi Boleh Sederhana, Tapi Semangat Luar Biasa

Tukang parkir, profesi yang hanya di pandang rendah oleh sebagian orang. Namun tidak banyak orang mengira bahwa menjadi seorang tukang parkir adalah pekerjaan yang mulia. Itulah profesi yang sampai saat ini masih dijalani Ngatiman. Ayah dari satu orang anak ini sudah 12 tahun menjadi tukan parkir di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Pekerjaan kecil yang sehari-hari dijalani dengan penuh rasa tanggung jawab yang besar tidak membuat Ngatiman berkecil hati.

 

Lelaki kelahiran Sidokarto ini setiap bulanya mendapatkan penghasilan sekitar Rp 1.000.000. Walau dengan gaji yang cukup kecil itu, Ngatiman tetap menerimanya dengan penuh rasa syukur. Ia selalu menganggap bahwa ‘’Apabila pekerjaan selalu dijalani dengan ikhlas, maka akan menjadi berkah’’. Dengan hadirnya seorang anak dalam keluarga sederhananya, Ngatiman semakin merasa bertambahnya beban yang harus dipikulnya. Anak yang Ngatiman masih kecil perlu dipenuhi segala kebutuhannya. Dengan kondisi ekonomi seperti ini, Ngatiman berusaha dengan baik mengatur pengeluaran yang diperlukan keluarganya.

 

Selain karena panggilan, alasan lain mengapa Ngatiman memilih bekerja sebagai tukang parkir adalah, karena tidak ada pekerjaan lain yang sesuai dengan keahlian dan latar belakang pendidikannya. Sekali lagi Ngatiman tetap bersyukur, di kota besar seperti Yogyakarta masih banyak orang yang tidak memiliki pekerjaan, bahkan bergantung hidup dengan orang lain. Ayah dari satu orang anak ini tetap merekahkan senyum sembari menjalani pekerjaanya.

 

Semua pekerjaan pasti ada hambatannya, hal itu juga sering dialami Ngatiman. Menjalani profesi sebagai tukang parkir  tidak membuat Ngatiman terbebas dari berbagai hambatan dan masalah. Terkadang ada beberapa Mahasiswa yang susah diatur untuk merapikan kendaraanya. Padahal itu semua adalah untuk kenyamanan bersama. Dengan senyum khasnya, Ngatiman terus bersabar menghadapi segala hambatan yang ia yakini sebagai ujian dalam pekerjaan yang sedang dijalaninya itu.

 

Jika ada waktu luang, Ngatiman menggunakannya dengan sebaik-baiknya untuk membaca Al-Qur’an. Ia tidak ingin ketinggalan dalam berburu amal untuk bekal di Akhirat kelak. Walau Ia miskin harta di Dunia, Ia tidak ingin miskin di Akhirat kelak. Ia selalu ingin menjalani hari demi hari menjadi semakin lebih baik. Di usianya yang ke 39, Ngatiman semakin sadar bahwa umur semakin habis dimakan waktu. Kapan lagi banyak-banyak melakukan ibadah, kalu bukan sekarang ? karena mati seseorang hanya Allah yang menentukan.

 

Menjadi tukang parkir dijalani ngatiman mulai tahun 2000. Tukang parkir yang selalu mengenakan peci ini banyak dikenal Mahasiswa, baik karena penampilannya yang khas, maupun sikap ceria dan penuh semangatnya itu. Inilah yang membuat Ngatiman disegani oleh banyak orang.

 

 

·         FOTO

Anak Kelaparan dan Burung Bangkai foto jurnalistik karya Kevin Carter (1993)


Foto jurnalistik ini memenangkan Pulitzer sebagai foto yang memiliki efek sosial yang luar biasa serta membuat orang-orang bertanya kode etis para wartawan foto.

Kevin Carter yang merupakan wartawan di Afrika Selatan pergi ke Sudan untuk memotret krisis kemanusiaan yang terjadi di sana. Awalnya foto ini menaikkan kesadaran pada bencana kemanusiaan yang terjadi di Sudan dan Afrika Selatan saat Apertheid terjadi, namun setelah mendapatkan penghargaan Pulitzer, rasa kemanusiaan Carter dipertanyakan banyak orang.

Hingga saat ini dia mendapatkan banyak kritik dari masyarakat karena tak melakukan apa-apa terhadap bocah yang seperti akan dimakan oleh burung bangkai tersebut.

Note: Ketika memotret ini para jurnalis tidak diperbolehkan untuk mencampuri urusan kerjanya, jadi memberikan roti atau makanan tidak diperbolehkan oleh PBB.

Kemudian dalam adegan ini sebenarnya ibu si bocah berada di sebelahnya namun tidak masuk dalam frame dan yang terakhir Carter menggunakan lensa tele sehingga jarak antara bocah dan burung bangkai jauh lebih dekat, padahal nyatanya berjauhan.

Foto ini mendorong pemerintah dan masyarakat Eropa dan Amerika untuk aktif membantu Sudan yang kala itu sedang menderita krisis kemanusiaan.

 

·         TAJUK RENCANA

 

Berharap pada COP 26

Senin (1/11/2021) depan, COP 26 yang membahas perubahan iklim mulai berlangsung di Glasgow, Skotlandia. Hasil pertemuan akan menentukan masa depan dunia.

COP singkatan dari Konferensi Para Pihak, ajang pertemuan tahunan 197 anggota Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Perubahan Iklim (UNFCCC). COP 26 ini mundur satu tahun gara-gara pandemi. Namun, dari COP 1 (1995) di Berlin hingga kini, sedikit kemajuan yang dicapai.

Tarik-menarik kepentingan banyak negara, yang sulit sekali meninggalkan energi fosil, menjadi salah satu kendala. Bahkan, di Amerika Serikat (AS) pun, baru pada era Presiden Joe Biden ada komitmen perbaikan rencana pengurangan karbon bersama Kanada, Uni Eropa, dan Inggris. Sebaliknya, China, India, dan Australia, sebagai negara penghasil karbon yang besar, tenang-tenang saja. Brasil malahan menurunkan target komitmennya.

Oleh karena itu, COP 26 menjadi sangat krusial. Pentingnya pertemuan ini tecermin dari konfirmasi kehadiran lebih dari 100 pemimpin dunia, dari Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, Presiden Ghana Nana Akufo-Addo, Presiden Argentina Alberto Fernandez, hingga Presiden AS Joe Biden. Presiden Joko Widodo juga diagendakan hadir.

Presiden Joko Widodo menjelang keberangkatannya ke luar negeri di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (29/10/2021). Presiden Joko Widodo juga dijadwalkan hadir di COP 26.

Dalam pertemuan itu, para pemimpin pemerintahan, bersama ahli perubahan iklim, pengusaha, dan pemangku kepentingan lainnya, diharapkan mampu membuat komitmen bersama untuk mengimplementasikan empat hal. Mengawal emisi nol pada 2050, menjaga kenaikan suhu Bumi di 1,5 derajat celsius, melindungi komunitas lokal dan habitat alamiah, serta memobilisasi keuangan dan kerja sama global.

Seperti kita ketahui bersama, ekosistem Bumi berubah signifikan sejak Revolusi Industri abad ke-18. Ekstraksi masif bahan bakar fosil yang menjadi sumber energi utama, menghasilkan emisi karbon yang terjebak di atmosfer, memerangkap panas matahari, dan meningkatkan suhu Bumi.

Laju pemanasan global telah meningkatkan suhu mendekati titik kritis, 1,5 derajat celsius di atas era praindustri, yang berdampak buruk pada kehidupan. Dari mencairnya es di kutub dan meningkatnya permukaan air laut yang menenggelamkan pulau-pulau kecil dan pesisir, hingga perubahan siklus iklim yang memicu banyak bencana alam dan mengancam ketersediaan pangan karena merusak pola pertanian.

Untuk mencegah kenaikan suhu lebih dari 1,5 derajat celsius, emisi harus dikurangi 45 persen dari level emisi tahun 2010. Upaya menurunkan emisi dilakukan dengan mengakhiri penggunaan fosil dan berganti energi baru terbarukan, mengonservasi mangrove dan juga hutan. Pada kenyataannya tidak mudah mempraktikkan itu semua.

Oleh karena itu, COP 26 tampaknya akan banyak diwarnai diskusi panas, terutama karena tajamnya disparitas ekonomi dan dampak langsung perubahan iklim pada setiap negara. Akan tetapi, kita tidak boleh menunda lagi. Masa depan Bumi dan segala isinya menjadi taruhannya.

 

·         KOLOM

Sang Calon

Pemilu sudah dilaksanakan lebih dari tujuh bulan. Tapi kini kita baru ribut memperbincangkan siapa yang panyas jadi presiden dan wakil presiden.

Dalam pemilu, seolah-olah rakyat membeli kucing dalam karung. Setelah rakyat memberikan suara, elite politik bertikai tentang kucing apa yang mereka berikan kepada rakyat…

Seharusnya, jauh sebelum pemilu, dalam konvensi, partai-partai menentukan calon mereka… (Ummat, No. 28 Thn III, 26 Januari 1998).

Kolom di atas ditulis M. Dawam Rahardjo di bawah nama rubrik “Perspektif”. Ia menggunakan judul singkat saja. Karena sedang aktual, judul itu pun langsung bisa ditangkap sebagai masalah yang akan dibahasa sang kolomnis. Dalam kolom itu, Dawam menuturkan opininya (kritik) tentang pencalonan presiden dan wakilnya, juga mengemukakan visi pribadinya tentang orang yang bagaimana yang layak menjadi presiden dan presiden.

 

·         POJOK


 

 

·         KARIKATUR


 

·         SURAT PEMBACA

Buruknya Kualitas Toilet Sekolah

Kebersihan lingkungan sangat menunjang proses belajar mengajar di sekolah. Namun, keadaan toilet yang kotor dengan bau tak sedap, saluran pembuangan yang tersumbat, sampah di dalam toilet, dan cat tembok yang rusak dan kotor karena penuh coretan tangan-tangan jahil sangat tidak nyaman. Itulah keadaan kebersihan sekolah kami, bisa saya sebut hanya bersih pagi hari, tetapi siangnya kotor kembali.

Bukan hanya saya, tetapi siswa lain sebagai pengguna toilet juga merasakan ketidaknyamanan ini. Menurut saya, hal ini bukan hanya disebabkan kurangnya perhatian penjaga kebersihan sekolah, tetapi juga disebabkan oleh siswa yang tidak bertanggung jawab atas penggunaan toilet dan tidak mempedulikan kebersihan toilet yang menambah kesan ‘tak terurus’ pada toilet tersebut.

Pihak sekolah, khususnya penjaga kebersihan sekolah, seharusnya dapat lebih memperhatikan kebersihan toilet, khususnya pada siang hari. Tak lupa siswa yang lain sebagai pengguna toilet seharusnya memiliki kesadaran sendiri untuk menjaga kebersihan di toilet agar tercipta kenyamanan lingkungan sekolah yang dapat menunjang keberhasilan proses belajar mengajar.

 

·         RESENSI

Resensi Buku “Jurnalistik Teori & Parktik”

 

Buku ini menjelaskan sejarah jurnalistik dan pers. Jurnalistik dimulai sekitar tiga ribu tahun yang lalu di Mesir dan dua ribu tahun yang lalu di Roma. Hikmat dan Purnama menjelaskan bahwa pers berasal dari bahasa Belanda yang diartikan sebagai menekan atau mengepres. Selain itu, buku ini berisi teori-teori pers dan fungsi pers.

Pers memiliki dua kelompok besar, yaitu Pers Timur dan Pers Barat. Menurut Pers Timur, berita adalah proses yang ditentukan arahnya. Menurut Pers Barat, berita diumpamakan sebagai barang dagang yang dapat diperjualbelikan. Berita menurut Pers Barat harus ditulis dengan menarik karena mereka menjadikan berita sebagai bisnis.

Hikmat dan Purnama menjelaskan bagaimana berita yang layak dimuat dalam surat kabar. Berita yang layak dimuat harus akurat kebenarannya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman. Masih berhubungan dengan akurat, berita juga harus adil dan berimbang. Hal ini memiliki arti bahwa wartawan harus menuliskan kejadian yang benar-benar terjadi di antara pihak-pihak yang bersangkutan. Berita yang layak dimuat adalah berita yang sesuai dengan kenyataan dan tidak memberikan opini pribadi. Sama seperti karakteristik gaya bahasa, berita yang layak dimuat harus ringkas dan jelas. Selain itu, berita yang layak dimuat sebaiknya berita yang baru.

Dalam buku ini dijelaskan struktur redaksi, wilayah peliputan atau beat, dan syarat-syarat menjadi wartawan yang baik. Penulis menjelaskan empat syarat menjadi wartawan yang baik dengan ringkas dan jelas. Wartawan harus memiliki pengalaman, rasa ingin tahu, daya khayal, dan pengetahuan agar bisa menjadi wartawan yang baik.

Buku ini juga memuat masalah-masalah yang terjadi saat menghimpun berita. Di belakang surat kabar pasti ada kendala internal, contohnya adalah kurangnya kebebasan dalam menulis berita yang bersangkutan dengan pemberi iklan pada surat kabar tersebut. Ada juga monopoli kepemilikan surat kabar. Hal ini dapat menurunkan persaingan dalam bidang surat kabar. Kemudian ada wartawan amplop. Amplop di sini memiliki arti uang suap. Sang narasumber biasanya meminta wartawan untuk memuat berita tentangnya tanpa ada hal-hal buruk.

Buku “Jurnalistik Teori & Praktik” memberikan cara membuat alinea pembuka atau lead. Lead memuat unsur 5 W + 1 H dan memiliki 30 sampai 45 kata. Lead ditulis dengan sederhana agar pembaca mudah mengerti. Penulis juga menjelaskan jenis-jenis lead. Selain itu, buku ini juga menjelaskan cara meliput dan menulis berita pidato, berita ceramah, dan berita olahraga.

Selain menjelaskan berita, buku ini menjelaskan feature. Feature merupakan kejadian menarik, tetapi kurang penting. Biasanya feature diambil dari berita yang tidak dimuat. Feature berhubungan dengan human interest karena isi feature biasanya berkaitan dengan perhatian pada manusia dan kehidupan.

Buku yang ditulis oleh Hikmat dan Purnama ini juga menjelaskan mengenai reportase interpretatif dan reportase investigatif. Reportase interpretatif dimaksudkan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada di setiap orang. Selain itu, reportase interpretatif membutuhkan pengalaman dan pengetahuan yang luas. Reportase investigatif merupakan reportase melalui hasil kerja dan inisiatif wartawan sendiri. Biasanya hal yang diberitakan adalah hal yang sangat penting dan ada pihak yang berusaha untuk menutupi hal tersebut dari publik.

Buku “Jurnalistik Teori & Praktik” ditulis dengan jelas oleh Hikmat dan Purnama. Penulis juga menuliskan pengaruh teknologi terhadap kinerja media untuk saat ini. Di dalam buku ini juga terdapat kode etik jurnalistik wartawan Indonesia. Selain itu, penulis memberikan contoh-contoh untuk beberapa materi yang membutuhkan penjelasan yang lebih rinci. Namun, penulisan contoh-contoh tersebut kurang bisa dibedakan dengan penulisan materi. Beberapa penulisan bahasa asing tidak sesuai dengan PUEBI dan masih ada beberapa kata yang penulisannya tidak sesuai dengan PUEBI.

IDENTITAS BUKU

Judul               : Jurnalistik Teori & Praktik
Penulis            : Hikmat Kusumaningrat dan Purnama Kuaumaningrat
Tahun Terbit   : 2018
Peberbit           : PT. Remaja Rosdakarya
Tebal Buku    : 343 + xv halaman

 

 

UTS (11 N0VEMBER 2021)

BERITA 1

SUNGAI SIGARA-GARA PATUMBAK MELUAP DAN BIKIN WARGA PANIK


(Foto Ilustrasi)

Hujan deras sejak pukul 20.00 WIB sampai pukul 04.00 WIB dini hari mengguyur sebagian besar wilayah Patumbak Deli Serdang, Senin (1/11/2021) mengakibatkan sungai yang berhulu di Kecamatan Patumbak  meluap dan membuat panik warga yang ada di sekitar bantaran sungai.

Banjir terjadi karena curah hujan tinggi pada Senin kemarin.  Intensitas hujan mencapai 142 mililiter sehingga menyebabkan banjir.

Seperti di Desa Sigara-gara Kecamatan Patumbak, warga yang rumahnya persis di pinggiran sungai harus mengungsi sementara lantaran banjir tersebut. Pasalnya, luapan air sungai habis mengenai rumah warga, batang-batang pohon yang besar banyak tumbang, bahkan menghanyutkan kandang ternak milik Aini, warga Desa Sigara-gara

"Beruntung karena kandang itu sudah tidak ada sapi. Isinya tinggal perabot rumah tangga, peralatan pertanian dan jemuran yang belum kering. Semua terbawa arus sungai," ujar Aini

Tak hanya mengenai rumah warga, jembatan Desa Sigara-gara juga terendam air sungai sehingga banyak pengguna jalan yang ketakutan untuk melintas. Kepala desa dan masyarakat setempat menutup akses jalan jembatan, agar tidak ada korban dalam peristiwa ini.

 

BERITA 2

PEMBELAJARAN JARAK JAUH TAK OPTIMAL, PEMERINTAH SEGERAKAN TATAP MUKA

Belajar Daring Jadi Topik Terbanyak 450% dalam Pencarian Google : Okezone  techno

Menyebarnya virus Covid-19 yang tidak tau kapan akan berakhir membuat metode belajar dilaksanakan di rumah atau yang biasa disebut online class. Metode belajar dengan jarak jauh ini merupakan salah satu solusi yang di anjurkan agar penyebaran tidak semakin meluas.

Awal pelaksanaan belajar daring memanglah terasa menyenangkan dan tidak menguras tenaga untuk pergi pagi pulang sore. Tetapi nyatanya sebagian besar mahasiswa mulai merasakan bosannya hal tersebut. Banyak dari mereka yang mengeluhkan proses pembelajaran ini, dari banyaknya tugas yang diberikan sampai materi yang tidak dipahami dengan baik. Hingga orang tua mereka merasa keberatan dengan UKT yang tak sebanding dengan ilmu yang didapatkan.

Belum lagi sulitnyanya sinyal yang didapatkan  masyarakat pedalaman. Seperti perjuangan masyarakat di pedalaman Kalimantan Timur (Kaltim) mencari jaringan telepon seluler cukup sulit. Pelajar dari SD sampai SMA, mahasiswa, para guru, dan aparatur desa harus menaiki bukit di sekitar kampung demi dapat sinyal. Untuk urusan belajar dan kuliah daring maupun mengirim laporan dari guru dan aparatur desa. Hal itu dialami masyarakat tiga kampung di Kabupaten Kutai Barat yakni Kampung Kelian Luar, Kampung Ujoh Halang dan Kampung Kelian Dalam.

Bahkan Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengakui bahwa pendidikan yang diberikan kepada anak-anak secara daring tidak optimal. Menurut Ma'ruf, banyak anak-anak yang justru tidak belajar saat pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring dilakukan.

"Menurut informasi yang kami peroleh memang pendidikan melalui daring itu tidak optimal. Jadi sangat kurang, apalagi kalo daerah yang internetnya lemah," kata Ma'ruf di sela peninjauan vaksinasi ke Banten, Kamis (17/9/2021).

Tidak hanya kendala di jaringan saja, menurut informasi sejumlah siswi di Jember di nikahkan selama sekolah daring. 

Kepala SMK Islam Bustanul Ulum (IBU) Muhammad Muslim menjelaskan ada beberapa wali murid mengajukan pengunduran diri anaknya dari sekolah pada Juli 2021. Alasannya, siswi tersebut hendak dinikahkan dan ada yang sudah hamil.

Dengan demikian, pelaksanaan PTM menjadi salah satu target pemerintah yang juga ingin dipercepat saat ini. Ini termasuk vaksinasi di kalangan pelajar, guru, dan tenaga kependidikan yang harus diprioritaskan.

Pemerintah akan mempercepat vaksinasi Covid-19 menyusul pembelajaran tatap muka (PTM) yang sudah digelar di beberapa daerah. Setelah PTM digelar, protokol kesehatan juga harus digalakkan selain vaksinasi

"Melihat pembukaan sekolah-sekolah tatap muka dan luar biasa, mereka (murid) menyambut baik, sangat gembira, karena sudah lama mereka mengharapkan itu," kata Ma'ruf.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengatakan, sekolah-sekolah yang ada di daerah dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1-3 harus segera melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM).

Sebab, jika PTM tidak dilakukan, maka sekolah-sekolah tidak akan terlatih dalam melaksanakan protokol kesehatan dalam situasi yang baru.

"Sekolah-sekolah di (PPKM) level 1-3 harus segera melaksanakan PTM. Kalau tidak, kita tidak akan terlatih untuk protokol kesehatan baru," kata Nadiem saat mendampingi Wakil Presiden. Tidak hanya bagi sekolah tingkat menengah dan perguruan tinggi, kata dia, tetapi juga bagi tingkat dasar seperti PAUD dan SD.

Oleh karena itu, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 pun ditegaskannya harus mengejar PTM dan bukan sebaliknya.

"Barulah tugas vaksinasi adalah mengejar PTM untuk memastikan prioritas nomor satu adalah guru dan tenaga pendidik, baru setelah itu murid-murid di atas umur 12 tahun dan orangtua murid," kata dia.

Nadiem mengatakan, vaksinasi mengejar PTM menjadi dasar kebijakan pemerintah pusat untuk melaksanakan PTM saat ini.

Dia memastikan, vaksinasi bukan menjadi kriteria tatap muka sehingga apabila seluruh guru sudah lengkap vaksinasinya, maka sekolah wajib melaksanakan PTM. "Saya sangat bahagia karena sekarang daerah sudah banyak mengakslerasi pembelajaran tatap muka terbatas," kata Nadiem.

 

 

 

Komentar